Jumat, 16 Januari 2009

Masa LaLuKu

Curhatan Ku
Salam
Baru aja aku ndengerin lagunya ST12 yang judulnya saat terakhir. Sebenernya aku engga tau persis apa makna atau isi dari lagu ini. Dari awal ST12 keluar aku udah suka banget, malah sebelum ST12 nongol di tv aku udah punya lagunya, aku lupa lagu yang pertama kali hits. Lagu2 ST12 enak2 didenger, walaupunmungkin kalo dibaca liriknya agak aneh tapi tetep keren. Back again, aku suka lagu ini karena menurut aku ini isinya tentang seseorang yang tidak bisa melupakan orang yang sangat dicintainya, ya menurut aku orang yang sangat dicintainya udah meninggal. Mungkin aku aja yang terlalu sensi kali ya, tapi lagu ini cocok banget buat kisah cintaku dengan seseorang yang kini telah pergi ninggalin aku untuk selamanya. Selain lagu ini aku juga punya lagu kenangan lain bareng sama alm, tau lagunya PILOT kan pasti pada tau, yapz…SEPANJANG HIDUPKU. Lagu yang selalu buat aku ingin sama alm semasa hidupnya. Dulu aku kenal alm lewat sms yang alm kirim, jujur aku engga tau sama sekali saat itu seperti apa alm. Aku berusaha blz sms2nya selama smsnya engga menggangu aku. Singkat kata aku dan alm dekat, memang tidak pernah ada kata jadian atau saling tembak, seperti kebanyakan anak muda jaman sekarang kalo mau mengungkapkan cintanya pada lawan jenisnya. Semua mengalir begitu saja, aku benar2 menikmatinya, rasa sayang diantara kita tumbuh tanpa ada rencana. Setiap hari kita selalu berkomunikasi, aku tau alm sangatlah sibuk. Alm juga sangat tertutup. Aku hanya mengenal dia, tanpa mengenal satupun keluarganya. Hanya ada satu OB alm yang dikantor namanya pak surip. Alm mau menerima aku apa adanya. Aku sangat sayang dengan alm. Alm bisa membuat aku berubah, semua kata2 alm selalu aku turuti, memang mungkin aneh, padahal kita berjauhan tapi jika sudah waktunya sholat alm selalu mengingatkan aku. Bisa saja aku tak menuruti apa katanya tapi aku engga bisa. Itu kelebihan alm. Alm juga sangat baik, setau aku alm punya 4 anak angkat yang masih dibiayai sekolanya. Alm tidak pernah lupa untuk menyedekahkan sebagian penghasilanya. Aku benar2 salut dengan alm. Itu juga yang membuat aku mencintainya sangat mencintainya. Kita sudah berencana untuk menikah bulan juni 2009 tapi semua gagal karena alm harus berangkat ke papua untuk tugas yang lama. Sempat terjadi konflik, tapi akhirnya aku harus ikhlas melepas alm untuk tugas dan masa depannya. Saat detik2 keberangkatan alm ke papua, aku kehilangan contac dengan alm. Aku bingung untuk beberapa hari, aku sudah mencoba hubungi handphonenya tapi tidak ada jawaban. Aku juga sudah coba untuk mengirim email, namun sama saja tidak ada jawaban. Hampir sebulan aku terpuruk. Aku sama sekali tak bisa melacak dimana keberadaan alm. Aku hanya bisa berdoa dan disetiap aku berdoa untuknya aku selalu menangis. Setiap hari aku menangis jika mengingat alm. Kurang lebih empat bulan aku menunggu kabar dari alm, aku benar2 sudah pasrah. Kira2 bulan oktober aku buka email saat dikantor, aku benar2 kaget ada email masuk dengan alamat yang namanya hampir mirip dengan alm. Aku pikir itu adalah alm. Tapi setelah aku baca ternyata bukan. Isinya mempertanyakan ini siapa kepadaku, karena dia menemukan alamat emailku di tas alm. Singkat kata aku terpukul dengan berita yang aku dengar dari orang yang mengaku adiknya itu. Sempat beberapa minggu aku engga percaya apa yang dia bilang. Aku sempat bilang engga usah ngerjain aku. Aku juga sempat komunikasi dengan dia. Betapa kagetnya saat pertama kali aku mendengar suaranya, begitu mirip dengan alm. Dia bilang kalo **** sudah meninggal bulan juni karena sakit. Sudah sempat dibawa ke singapura tapi Tuhan berkehendak lain, seluruh badanku lemas, air mataku sudah tak terbendung lagi, rasanya aku pengen teriak. Aku sungguh tak menyangka itu terjadi dengan alm. Aku tau alm memang punya penyakit penyempitan pembuluh otak. Aku sempat cari tau apa dampak dari sakit tersebut. Kemungkinan adalah lumpuh dan paling tragis adalah meninggal, tapi aku yakin kalo umur Tuhan yang menentukan. Aku benar2 sangat hancur saat tau hal tersebut, aku benar2 sangat mencintainya. Aku Cuma bisa menangis dan berdoa semoga alm tenang dialam sana dan selalu ingat aku. Tapi bagi aku engga mungkin bisa ngelupain alm, mungkin benar kata ST12 bakal butuh waktu seumur hiduku untuk bisa melupakan kamu. Aku mencintaimu **** saat ku tulis ini aku menangis karena aku sangat mencintaimu dan akan selalu merindukanmu. Ada beberapa sms alm yang masih aku simpan rapi, kalo aku sedang rindu alm, aku buka sms2 itu. Aku juga sempat menulis beberapa curhatan kecil tentang alm. Aku ingin sekali bacakan puisi yang aku tulis untuk alm dipusaranya, aku ingin alm tau aku masih merindukannya dan mencintainya sampai kapanpun. Memang sakit, pedih dan ngilu rasanya mengingat orang sangat kita cintai pergi untuk selamanya, tapi semua kembali akan takdir yang Tuhan tulis dan manusia hanya bisa menjalankan scenario yang Tuhan tulis. Hanya doa yang bisa aku panjatkan untuk alm agar tenang dialam sana. Tuhan sampaikan rasa sayangku untuk alm, jaga alm agar selalu dalam rangkulMu, ampuni segala dosa2nya didunia. Amien…. iLuv U
Salam...

1 komentar:

  1. Baca postingan kamu ini bener2 ngebuat aku berkaca sm hidup aku sendiri
    Aku termasuk orang yang sulit buat lepas dr masa lalu yg seharusnya udh jauh2 hari aku tinggalin.
    Mungkin emang butuh waktu untuk ngelupain semuanya,
    Tapi mungkin juga kita ga harus ngelupain itu semua & ngebiarin aja semuanya menjadi bagian dr hidup kita.
    Ga tau lah... ;p

    BalasHapus